5 Jenis Gaya Penataan Ruang Meeting

  1. U Shape
Ayodya Room – U Shape

Kebanyakan ruang meeting di Indonesia didesain dengan menggunakan seating U-Shaped, yaitu ruang meeting dengan pola bangku dan kursi yang berbentuk seperti huruf U, sesuai dengan namanya. Bentuk huruf U ini biasanya digunakan untuk meeting medium dengan kapasitas hingga 20 orang yang memudahkan sang pembicara untuk berinteraksi dan juga berkomunikasi dengan peserta yang ada. Dengan bentuk U-Shape ini setiap peserta lebih mudah berinteraksi antara satu dan yang lainnya karena bentuknya dengan konsep terbuka dan memudahkan setiap partisipan untuk berkontribusi. Bentuk U-Shape ini lebih menekankan konsep kekeluargaaan karena meja dan kursinya sengaja didesain bersebelahan. Konsep penataan tempat duduk ini biasanya sangat diminati oleh rapat perusahaan atau tim-tim medium.

2. Class Room

Class Room – Syafa Room

Ruang meeting dengan desain Classroom ini memang dibuat dengan meja dan kursi berjajar ke belakang dengan satu fokus utama menghadap ke pembicara. Walaupun desain Classroom ini sanggup mengakomodir peserta yang lebih banyak dan maksimal, tapi kelemahan desain model Classroom ini tidak dapat meng-cover setiap partisipan yang hadir karena bisa saja peserta yang duduk di paling belakang tidak fokus dan tidak bisa mendengar serta memperhatikan pembicara dengan maksimal karena adanya distraksi dan jarak yang cukup jauh dengan pembicara. Bahkan jika saat partisipan lain di posisi depan yang mengganggu, maka seluruh partisipan lain yang duduk di belakang pasti terdistraksi. Desain Classroom ini memang efektif untuk kapasitas peserta yang sedikit sampai medium, namun jika dilakukan untuk meeting besar, desain Classroom ini kurang maksimal karena tidak bisa menjangkau peserta yang paling belakang.

3. Round Table

Round Table – Syafa Room

Bentuk desain yang satu ini memang jarang ditemukan di Indonesia, jika ada, umumnya ruangan meeting yang satu ini bergaya glamor dan juga eksklusif karena tidak hanya digunakan sebagai tempat meeting, namun juga bisa menjadi tempat lunch sekaligus. Penataan Banquet ini umumnya lebih memakan tempat karena tersedia ruangan kosong yang terbuang di tengah-tengah meja tersebut, belum lagi jarak antara setiap meja pasti dibuat berjarak cukup jauh untuk menjaga privasi satu sama lain. Meskipun konsep Banquet ini lebih bounding dan juga akrab, namun membutuhkan ruangan yang cukup spacey dan juga harga sewa yang lebih mahal untuk mendapatkannya.

Konsep Banquet ini biasanya digabung dengan acara besar, rasanya jarang sekali ada satu meja bundar dalam satu ruangan meeting, namun biasanya meja bulat ini tersedia beberapa di satu ruangan besar. Untuk memisahkan setiap peserta menjadi satu meja bulat ini adalah membagi setiap divisi, membagi tim diskusi ataupun memisahkan per bagian atau jabatan. Biasanya juga, konsep Banquet ini langsung dilanjutkan menjadi acara general yang melibatkan setiap peserta, mulai dari makan siang, makan malam atau acara yang lainnya. Umumnya kalau acara kantor tersebut mengundang petinggi perusahaan, pasti konsep Banquet yang dipakai. Tetapi perlu diperhatikan bahwa kapasitas peserta per meja ini umumnya 6-8 orang, tergantung dengan diameter meja yang disediakan.

4. Theater

Theater Style – Ayodya Room

5. Boardroom Style

Penataan tipe boardroom untuk ruang meeting ini cukup sederhana. Ini adalah penataan ruang meeting klasik yang pernah anda saksikan di banyak film dan komedi situasi,The setup for a boardroom style conference room iѕ very ѕimрlе. It’s the classic meeting room style you’ve seen in countless movies and sitcoms, di mana eksekutif puncak berkumpul di sekitar meja pusat untuk membahas hal-hal penting.