• You are here:
  • Home »
  • Hotel »

9 Tips Belanja di Malioboro Saat Kamu Berlibur di Jogjakarta

Belum ke Jogja rasanya, kalau belum ke Malioboro. Malioboro sering dikenal sebagai surga belanja favorit bagi wisatawan luar maupun dalam negeri. Berbagai jenis barang dijajakan di sepanjang ruas jalan dengan harga yang cukup murah dan berkualitas.

Anda cari oleh-oleh? lengkap deh pokoknya atau hanya sekedar cuci mata bisa jadi salah satu aktivitas yang menyenangkan di kala liburan di kota pariwisata ini.

Tidak hanya itu saja, ketika menyusuri deretan toko, pusat perbelanjaan, sampai pedagang yang berjualan di emperan banyak barang yang menarik perhatian dan dijamin bikin kalap dalam berbelanja. Nah, supaya tidak boros dan kegiatan belanjamu tetap nyaman dan aman di kantong , berikut 9 tipsnya.

1. Buat daftar barang yang akan dibeli

Buatlah daftar barang apa saja yang harus kamu beli tapi hanya bisa ditemui di Jogja terlebih dahulu. Setelah itu baru deh kamu bisa menuliskan list oleh-oleh untuk teman-teman misalnya. Tidak hanya itu, lebih baik jika kamu bisa membuat rincian biaya untuk berbelanja. Selain manjur untuk menahan nafsu dalam melihat barang-barang bagus saat berbelanja, kamu juga bisa belajar untuk lebih cermat dalam setiap pengeluaran.

2. Siapkan uang tunai buat belanja sekaligus uang receh untuk bayar parkir

Di beberapa lokasi sepanjang jalan Maliboro memang sudah disediakan mesin ATM untuk pengambilan uang. Tapi akan lebih baik jika kamu sudah menyiapkan uang tunai untuk melakukan pembayaran. Kenapa demikian , karena tidak semua pedagang terutama di emperan bisa melakukan transaksi pembayaran via ATM. Ngga mau kan jika kamu udah jatuh hati banget sama satu barang tapi harus nunggu dulu dan muter muter cari mesin ATM ? iya kalau barang incaranmu masih ada, kalau dibeli oleh orang lain dan udah sah jadi miliknua, kamu bisa apa selain merelakannya?

3. Berani melakukan penawaran dan siapkan tawaran jitu

Walaupun Maliboro sudah terkenal sampai ke turis luar negeri tapi tetap saja tempat ini sebetulnya adalah pasar tradisional yang tidak lekat dengan kegiatan tawar-menawar. Supaya kamu mendapatkan harga terbaik, kamu harus berani untuk menawar jauh di bawah harga normal, biasanya 50% lebih rendah dari harga yang ditawarkan, kalau pedagangnya tidak mau, tinggal pergi saja. Biasanya kalau sudah melakukan jurus ini , biasanya pedagang akan memanggilmu kembali untuk membicarakan harga terbaik. Tapi jika kamu dibiarkan pergi begitu saja, jangan kecewa, karena masih banya pedangang di sepanjang Jalan yang menjual barang yang sama. Tinggal kamu kuat apa ngga berjalan menyusuri dan mencarinya lagi. Jadi jangan fokus hanya pada satu penjual saja ya.

4. Jangan tergesa-gesa untuk membeli, cari yang cocok terlebih dahulu

Malioboro memang bisa memenuhi hasrta kamu untuk belanja. Banyak pedangang siap menjajakan barangnya di sepanjang jalan yang mencapai ratusan meter ini. Banyak varian jenis barang yang dijajakan mulai dari batik, kaos, sampai aksesoris. Yang pasti saat menyusuri emperan Malioboro, carilah barang terlebih dahulu baru menentukan barang yang cocok untuk dibeli sesuai keinginanmu. Jangan sampai kamu beli karena kamu “lapar mata” dan menyesal karena ada barang yang lebih cocok bahkan dengan harga lebih murah di tempat lain.

5. Bersikap jual mahal dengan para pedagang

Usahakan supaya kamu ngga terlihat sebagai orang yang sedang membutuhkan barang yang kamu inginkan. Semakin terlihat sebagai orang yang menginginkan suatu barang, maka pedanga tersebut bisa memanfaatkan keadaan ini dengan menaikkan harga menjadi lebih tinggi. Apalagi buat para cewek yang punya hobi belanja, ketahanan mental benar benar teruji saat menginginkan barang incarannya.

6. Berpenampilan sewajarnya, jangan berlebihan

Percaya atau tidak, penampilan kamu ketika berbelanja bisa mempengaruhi harga barang lho. Terlebih lagi jika kamu mendapatkan barang yang mirip dengan harga yang berbeda dari bagaimana penampilanmu. Sebaiknya berpakaian sehari-hari seperti warga lokal atau wisatawan dalam negeri. Dengan begitu kamu akan dianggap tidak buta harga dengan barang yang dijajakan pedagang. Selain itu kamu juga tidak menjadi pusat perhatian yang mencolok layaknya orang yang nggak tahu cara berpakaian tepat yang sesuai tempat.

7. Ketika menawar gunakan bahasa setempat

Jika kamu singgah ke sebuah tempat, khususnya Jogja yang punya bahasa daerah, ngga ada salahnya buat mempelajari beberapa bahasa untuk percakapan standar. Tidak harus bahasa Jawa yang jenis dan tingkatnya bermacam-macam, cukup pahami percakapan untuk menyapa dan menawar barang. Supaya kamu dianggap sebagai warga lokal sehingga akan lebih mudah dalam tawar menawar barang.

Kalau kamu berkunjung ke sebuah tempat, khususnya Jogja yang punya bahasa daerah, nggak ada salahnya buat mempelajari beberapa bahasa untuk percakapan standar. Cukup kuasai percakapan untuk menyapa dan menawar barang. Agar kamu terlihat sebagai warga lokal sehingga akan lebih mudah dalam tawar menawar barang.

8. Ajak teman untuk menemani kegiatan berbelanja

Teman bisa membantu kamu ketika memilih barang yang dikehendaki. Apalagi kalau teman kamu asli Jogja dan sering belanja di Malioboro, rekomendasi darinya bisa jadi sangat penting dalam memilih barang yang terbaik. Tidak hanya itu, kamu juga bisa memperoleh harga dari suatu barang dengan lebih murah tanpa perlu takut soal bahasa daerah yang mungkin belum kamu kuasai. Apalagi jika teman kamu itu cewek, pasti kamu bisa dapat harga lebih murah karena cewek biasanya jago nawar, biasanya sih.

9. Jaga barang-barang berharga yang kamu bawa

Asyik berbelanja terkadang bisa membuat lupa diri untuk nggak menjaga barang-barang berharga yang dibawa, seperti dompet, ponsel, dan lain-lain. Asyik berbelanja boleh saja tapi tetap waspada. Kamu bisa memakai tas sederhana dan sekiranya aman untuk menyimpan barang-barang berharga. Kemudian menaruh tas di tubuh bagian depan supaya kamu lebih mudah untuk mengawasinya. Taruhlah uang yang kamu bawa tidak hanya di satu tempat, tapi berpencar-pencar. Hal ini membantu kamu misal dompet kamu dicopet, jatuh atau hilang.

Nah, gimana? Udah siap berbelanja di surga wisata belanja di Kota Gudeg kan? Jadi, kapan ke Jogja lagi?